Hukum Tajwid Surat Az-Zumar Ayat 10 Dan Penjelasannya Lengkap

Artikel ini berisikan pembahasan hukum tajwid dalam al-quran tepatnya pada surat az-zumar ayat 10, surat az-zumar ini adalah surat ke 39 yang berada pada juz ke 23 dalam al-quran, untuk hukum tajwid pada surat ini kami telah mentafsirkannya dan ada 31 hukum tajwid yang harus teman-teman fahami disini pada saat membaca ayat nya, bagi teman-teman yang baru bergabung untuk belajar silahkan untuk dipelajari secara perlahan dan teliti agar tidak salah saat mentafsirkan hukum tajwidnya, untuk pembahasannya berikut di bawah ini.

ARTINYA:
KATAKANLAH (MUHAMMAD), “WAHAI HAMBA-HAMBAKU YANG BERIMAN! BERTAQWALAH KEPADA TUHANMU.” BAGI ORANG-ORANG YANG BERBUAT BAIK DI DUNIA INI AKAN MEMPEROLEH KEBAIKAN. DAN BUMI ALLAH ITU LUAS. HANYA ORANG-ORANG YANG BERSABARLAH YANG DISEMPURNAKAN PAHALANYA TANPA BATAS.

HUKUM YAJWID SURAT AZ-ZUMAR AYAT 10

  1. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu huruf ya bertemu dengan alif yang dibuang, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang dibuang, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.
  2. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.
  3. Alif elam syamsiyyah
    Yaitu alif elam bertemu dengan huruf lam yang disembunyikan, tanda tasydid yang diatas itu menandakan huruf lam yang disembunyikan, cara bacanya huruf elam di masukan ke huruf lam (huruf syamsiyyah yang disembunyikan).
  4. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.
  5. Mad badal
    Hamzah berbaris vertikal, Yaitu pengganti dari huruf yang semula bertemu dengan hamzah mati di hadapannya, baris vertikal itu pengganti dari huruf yang semula, panjangnya dibaca 2 harakat.
  6. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.
  7. Tanda waqaf
    Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).
  8. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.
  9. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.
  10. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.
  11. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu huruf Ha bertemu dengan alif yang dibuang, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang dibuang, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.
  12. Alif elam syamsiyyah
    Yaitu alif elam bertemu dengan huruf dal (huruf syamsiyyah), cara bacanya huruf elam di masukan ke huruf dal (huruf syamsiyyah).
  13. Dibaca Idzhar
    Yaitu nun mati bertemu dengan huruf ya dalam satu kalimat, kalau nun mati betemu dengan ya yang berbeda kalimatnya maka itu disebut idgham.
  14. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.
  15. Ta marbuthah
    Yaitu kalau di akhir kalimat ada ta marbuthah kemudian di waqafkan maka ta berubah menjadi ha mati.
  16. Tanda waqaf
    Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).
  17. Tafhim
    Yaitu Ra mati sebelumnya ada baris fatah, cara membacanya huruf ra mati dibaca tebal.
  18. Tafhim
    Lafadz allah dibaca tafhim yaitu sebelum lam nya lafadz allah (lam jalalah) ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya lafadz allah dibaca tebal panjangnya 2 harakat.
  19. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.
  20. Ta marbuthah
    Yaitu kalau di akhir kalimat ada ta marbuthah kemudian di waqafkan maka ta berubah menjadi ha mati.
  21. Tanda waqaf
    Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal (lebih baik berhenti daripada lanjut).
  22. Idgham ma’al ghunah / idgham wajib ghunah / ghunah musadad

Yaitu nun bertasydid cara bacanya ditahan serta dengung.

  1. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjangnya 2 harakat.
  2. Alif elam syamsiyyah
    Yaitu alif elam bertemu dengan huruf shad (huruf syamsiyyah), cara bacanya huruf elam di masukan ke huruf shad (huruf syamsiyyah).
  3. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu huruf shad bertemu dengan alif yang dibuang, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang dibuang, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat.
  4. Mad thabi’i (mad asli)
    Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjangnya 2 harakat.
  5. Qalqalah sugra
    Yaitu huruf jim barisnya mati (sukun).
  6. Tafhim
    Yaitu huruf ra barisnya fatah, cara membacanya huruf ro dibaca tebal.
  7. Ikhfa safawy
    Yaitu mim mati bertemu dengan huruf ba, cara membacanya suara mim mati ditahan serta dengung ke hidung.
  8. Tarqiq
    Yaitu huruf ra barisnya kasrah, cara membacanya huruf ra dibaca tipis.
  9. Mad aridisukun
    Yaitu mad thabi’i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjangnya 2 sampai 6 harkat.

Nah teman-teman itulah hukum tajwid yang ada pada surat az-zumar, silahkan untuk dipelajari secara perlahan, dan mudah-mudahan dapat difahami, jika ada salah kata dalam penulisan kami mohon maaf, mungkin hanya ini yang dapat kami sampaikan dalam penjelasan artikel kali ini, nantikan artikel selanjutnya ya.

Facebook Comments

Leave a Reply